Malang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan perempuan yang menjadi salah satu prioritas sasaran literasi keuangan masyarakat yang tertuang dalam roadmap tim percepatan akses keuangan daerah 2026-2030.
Dalam rangka kick-off Bulan Literasi Keuangan (BLK) dan momentum peringatan Hari Kartini, OJK Malang berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) cabang Malang dan Universitas Brawijaya Malang menyelenggarakan gelar wicara bertajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman”, pada Rabu (6/5).
“Perempuan dan ibu rumah tangga menjadi sasaran prioritas penerima edukasi keuangan salah satunya karena 79,3% perempuan menjalankan peran ganda. Literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal dan penipuan,” ujar kepala OJK Malang Farid Faletehan dalam sambutannya.
Kegiatan edukasi tersebut terselenggara secara hybrid dengan jangkauan peserta sebanyak 500 orang dari berbagai komunitas perempuan serta mahasiswa. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Abdul Ghofar mengapresiasi OJK dan menyambut baik kegiatan edukasi keuangan sebagai upaya peningkatan literasi keuangan perempuan di Malang Raya.
"Harapannya, kegiatan ini mampu mendorong agar ibu-ibu tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga berdaya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga,” ucapnya.
Gelar wicara ini menghadirkan 2 narasumber yaitu senior advisor faud banking investigation BCA dan ketua komite kerja siber fraud Perbanas, Wani Sabu dan pelaku UMKM Febby AntiQue.
Dalam paparannya, Wani Sabu menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, termasuk berbagai modus penipuan digital, serta pentingnya literasi digital dalam mendukung keamanan transaksi keuangan masyarakat.
Kegiatan ini juga menandai dimulainya BLK, yang merupakan inisiasi OJK dalam mengakselerasi program peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara masif dan merata.
Rangkaian BLK akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus, dengan berbagai program unggulan antara lain financial literacy series dan financial literacy campaign, serta akan ditutup dengan penyelenggaraan financial literacy award.
Melalui kegiatan ini, OJK Malang mendorong masyarakat, khususnya perempuan, untuk semakin meningkatkan pemahaman dalam mengelola keuangan secara bijak, mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan, serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal.(asa)


Comments
Post a Comment